"It may sound absurd, but don't be naive
Even heroes have the right to bleed
I may be disturbed, but won't you concede
Even heroes have the right to dream
It's not easy to be me."
She's gonna wait..
Tuesday, January 29, 2013
You think I'm gonna give up that easily? Spell this: N-O. W-A-Y.
untuk kesekian kalinya, i'm all confused.
cuba untuk make sense of everything that happened, kept saying.. "Everything happened for reasons."
but there are things i just can't believe with my own eyes and ears.
after all this while? after all the things you've been through? and... that's it?
come on, that's not the end of it. you've gotta try harder, pray harder, even give the best-est of you to the things you value that much.
think. just, think. for once, put some efforts to it. don't just go and say, "I'm giving up."
even binatang pun tahu, rezeki tak datang bergolek. burung di pagi-pagi buta kena keluar cari cacing, cacing tak jatuh dari langit beb. cacing tu kena dicari.
perancangan Allah itu memang paling terbaik, tapi takkan nak duduk senyap senyap takde usaha langsung? apa guna nya Allah jadikan manusia itu ada kudrat, ada tenaga kalau bukan untuk berusaha?
tak faham la, kenapa nak kena give up that easily. "Cakap percaya dengan janji Allah, sebab percayalah aku serahkan hal ni bulat bulat kepadaNya."
"Habis tu, tak payah study la final exam. Bior je, fail kena repeat pun perancangan Allah jugak. Simple."
Come on la. Efforts mana, efforts? Not the best person to comment on this, but seriously... these people are making me sick. Tak usaha, pastu nak letak pertanggungjawaban takdir semata mata?
2 kali 5 dengan manusia yang tanam padi, dok harap ayaq hujan turun bagi subuq padi. musim kemarau apecer der? takkan nak tongkat dagu tunggu hujan turun kottt?
sama se-spesies orang yang nak kawen, tapi malas nak fikir sebab "nanti, adelah jodoh tu datang". humph.
bukannya mempersoalkan kebergantungan kita kepada Allah, sama sekali bukan.
the point is, memang azalinya Allah yang beri segalanya, that's the truest truth. tapi, macamana Allah nak bagi, kalau diri itu tak pernah berusaha meminta? (that's the least you can do!) doa. doa, semoga apa yang dihajati itu, bawa kebaikan. doa, semoga apa yang dihindari, menjauhkan diri dari keburukan.
come on people, put some effort in everything we do. Allah pandang usaha, hasilnya tu memang dah ditentukan pun.
rasa macam post ini ditujukan khas untuk diri sendiri. sebab usaha entah ke mana, hasilnya tu yang sentiasa bermain di minda. :(
cuba untuk make sense of everything that happened, kept saying.. "Everything happened for reasons."
but there are things i just can't believe with my own eyes and ears.
after all this while? after all the things you've been through? and... that's it?
come on, that's not the end of it. you've gotta try harder, pray harder, even give the best-est of you to the things you value that much.
think. just, think. for once, put some efforts to it. don't just go and say, "I'm giving up."
even binatang pun tahu, rezeki tak datang bergolek. burung di pagi-pagi buta kena keluar cari cacing, cacing tak jatuh dari langit beb. cacing tu kena dicari.
perancangan Allah itu memang paling terbaik, tapi takkan nak duduk senyap senyap takde usaha langsung? apa guna nya Allah jadikan manusia itu ada kudrat, ada tenaga kalau bukan untuk berusaha?
tak faham la, kenapa nak kena give up that easily. "Cakap percaya dengan janji Allah, sebab percayalah aku serahkan hal ni bulat bulat kepadaNya."
"Habis tu, tak payah study la final exam. Bior je, fail kena repeat pun perancangan Allah jugak. Simple."
Come on la. Efforts mana, efforts? Not the best person to comment on this, but seriously... these people are making me sick. Tak usaha, pastu nak letak pertanggungjawaban takdir semata mata?
2 kali 5 dengan manusia yang tanam padi, dok harap ayaq hujan turun bagi subuq padi. musim kemarau apecer der? takkan nak tongkat dagu tunggu hujan turun kottt?
sama se-spesies orang yang nak kawen, tapi malas nak fikir sebab "nanti, adelah jodoh tu datang". humph.
bukannya mempersoalkan kebergantungan kita kepada Allah, sama sekali bukan.
the point is, memang azalinya Allah yang beri segalanya, that's the truest truth. tapi, macamana Allah nak bagi, kalau diri itu tak pernah berusaha meminta? (that's the least you can do!) doa. doa, semoga apa yang dihajati itu, bawa kebaikan. doa, semoga apa yang dihindari, menjauhkan diri dari keburukan.
come on people, put some effort in everything we do. Allah pandang usaha, hasilnya tu memang dah ditentukan pun.
rasa macam post ini ditujukan khas untuk diri sendiri. sebab usaha entah ke mana, hasilnya tu yang sentiasa bermain di minda. :(
Friday, January 25, 2013
Tuesday, January 22, 2013
the first impression.
the first impression really matters, you know.
and i just learned that during your first week at school, segala tindak tanduk anda sebagai seorang guru baru akan menjadi perhatian, tatapan umum. confirm, muktamad, sungguh tak tipu.
and it happened to me that people will start judging you from head to toe, dari sekecil kecil nano kuman sampai sebesar besar paus paling besar; everything related to you, seriously.
an interesting conversation dengan seorang cikgu senior.
guru - guru pelatih : cikgu, we actually want to observe you, the way you manage the classroom.
guru senior : what? you want to observe me? *gelak kecil* you want to observe me for what?
habis, nak guna word ape lagi lah selain dari 'observe'? -_____-"
seriously, nanti bila dah jadi cikgu senior, i don't wanna be this kind of teacher who actually kinda demotivates new teachers in a way that makes us think we are no better than them. you are teachers, they are teachers, we are teachers. aren't we the same? what's the matter with "you all ada degree, you all belajar oversea" and so forth? like seriously, TEACHERS?
i don't really have problems with this. it's just something to ponder, and i keep thinking about this all the way back from school;
"Kalau betul la this is what gonna happen to me bila dah start posting... uhhh, i can't even imagine it. Teachers should do what they do best; inspire people. Rather than giving those negative first impressions about the profession, apa salahnya kalau kita saling tolong menolong? Yang lebih berpengalaman, share dan beri tunjuk ajar kepada yang baru. Yang semangat fresh fresh, kongsi idea idea baru up-to-date. Kan lebih mantoppp sistem pendidikan negara?"
cikgu pelatih pun akan jadi cikgu senior nanti, cikgu senior pun pernah jadi cikgu pelatih. fair and square, so peace yaww. *log out*
p/s : nanti dah jadi cikgu pencen, sape lah nak ajar cucu cicit piut miut? cikgu pelatih jugakkk. eh. kbai cikgu pelatih nak buat research proposal, semoga cikgu pelatih ini berjaya mengharungi hidup penuh onak duri kbai.
and i just learned that during your first week at school, segala tindak tanduk anda sebagai seorang guru baru akan menjadi perhatian, tatapan umum. confirm, muktamad, sungguh tak tipu.
and it happened to me that people will start judging you from head to toe, dari sekecil kecil nano kuman sampai sebesar besar paus paling besar; everything related to you, seriously.
an interesting conversation dengan seorang cikgu senior.
guru - guru pelatih : cikgu, we actually want to observe you, the way you manage the classroom.
guru senior : what? you want to observe me? *gelak kecil* you want to observe me for what?
habis, nak guna word ape lagi lah selain dari 'observe'? -_____-"
seriously, nanti bila dah jadi cikgu senior, i don't wanna be this kind of teacher who actually kinda demotivates new teachers in a way that makes us think we are no better than them. you are teachers, they are teachers, we are teachers. aren't we the same? what's the matter with "you all ada degree, you all belajar oversea" and so forth? like seriously, TEACHERS?
i don't really have problems with this. it's just something to ponder, and i keep thinking about this all the way back from school;
"Kalau betul la this is what gonna happen to me bila dah start posting... uhhh, i can't even imagine it. Teachers should do what they do best; inspire people. Rather than giving those negative first impressions about the profession, apa salahnya kalau kita saling tolong menolong? Yang lebih berpengalaman, share dan beri tunjuk ajar kepada yang baru. Yang semangat fresh fresh, kongsi idea idea baru up-to-date. Kan lebih mantoppp sistem pendidikan negara?"
cikgu pelatih pun akan jadi cikgu senior nanti, cikgu senior pun pernah jadi cikgu pelatih. fair and square, so peace yaww. *log out*
p/s : nanti dah jadi cikgu pencen, sape lah nak ajar cucu cicit piut miut? cikgu pelatih jugakkk. eh. kbai cikgu pelatih nak buat research proposal, semoga cikgu pelatih ini berjaya mengharungi hidup penuh onak duri kbai.
Monday, January 14, 2013
she's driving... like a boss.
semalam was just another plain weekend for me... until i pegang stereng kereta.
well... obviously, untuk pemegang lesen kompeten for like 2 years and yet tak pernah pegang kereta since then, i have the right untuk rasa nervous serupa bawak treler 10 tayar.
it was a short session with hannah, and she taught me well. couldn't believe the moment when she asked me, "Qis, awak nak bawak kereta?" and i was like... "Seriously? Dah la bawak anak orang, kereta orang. Mati enjin tengah jalan tetiba kang, serius nak tanam kepala dalam tanah, serius."
alhamdulillah, the 5-minute session turned out well. dah boleh ingat mana satu clutch, accelerator, brake. at least, itu good sign, right? okay tak right sangat la kalau dah boleh lupa benda basic camtu, kfine.
and it was then when i realize this one thing. driving; is not just driving. you dare to take risks to get yourself moving. and what more, kena jaga the safety of others too, the passengers, other pengguna jalan raya. obey the rules, well not for some reckless drivers i guess. even nak keluar dari simpang jalan pun, you have to really consider things like, "Eh, moto ni nak masuk mane nih? Kang aku jalan, tak pasal pasal terjadinya inertia yang sangat dahsyat." you have to be prepared, secara mental fizikal intelektual dan emosi untuk memandu di jalanraya Malaysia. (eh termasuk falsafah pendidikan negara)
hidup ni umpama bawak kereta la jugak, kalau setakat eksyen kereta ferrari tapi simpan dalam rumah baik tak payah nak eksyen sangat laaa. kereta myvi jugak yang comel, dahla save minyak, macam just nice je. hidup ni pun, kena just nice je. nampak permainan dia?
semoga first step ini akan menjadi pemangkin kepada step step seterusnya. beli kereta mungkin? ehemmm mesti ayah dok batuk batuk kat rumah ni, takpe ayah, duit muka je. duit kepala, badan, tayar, minyak, itu boleh setel kemudian kemudian, no hal. :p eh, ayah dok batuk batuk lagi. okay lah ayah, nak sambung research proposal. untung untung dapat buat proposal beli kereta nanti. ehemmmm *ayah batuk batuk kat rumah* kbai
well... obviously, untuk pemegang lesen kompeten for like 2 years and yet tak pernah pegang kereta since then, i have the right untuk rasa nervous serupa bawak treler 10 tayar.
it was a short session with hannah, and she taught me well. couldn't believe the moment when she asked me, "Qis, awak nak bawak kereta?" and i was like... "Seriously? Dah la bawak anak orang, kereta orang. Mati enjin tengah jalan tetiba kang, serius nak tanam kepala dalam tanah, serius."
alhamdulillah, the 5-minute session turned out well. dah boleh ingat mana satu clutch, accelerator, brake. at least, itu good sign, right? okay tak right sangat la kalau dah boleh lupa benda basic camtu, kfine.
and it was then when i realize this one thing. driving; is not just driving. you dare to take risks to get yourself moving. and what more, kena jaga the safety of others too, the passengers, other pengguna jalan raya. obey the rules, well not for some reckless drivers i guess. even nak keluar dari simpang jalan pun, you have to really consider things like, "Eh, moto ni nak masuk mane nih? Kang aku jalan, tak pasal pasal terjadinya inertia yang sangat dahsyat." you have to be prepared, secara mental fizikal intelektual dan emosi untuk memandu di jalanraya Malaysia. (eh termasuk falsafah pendidikan negara)
hidup ni umpama bawak kereta la jugak, kalau setakat eksyen kereta ferrari tapi simpan dalam rumah baik tak payah nak eksyen sangat laaa. kereta myvi jugak yang comel, dahla save minyak, macam just nice je. hidup ni pun, kena just nice je. nampak permainan dia?
semoga first step ini akan menjadi pemangkin kepada step step seterusnya. beli kereta mungkin? ehemmm mesti ayah dok batuk batuk kat rumah ni, takpe ayah, duit muka je. duit kepala, badan, tayar, minyak, itu boleh setel kemudian kemudian, no hal. :p eh, ayah dok batuk batuk lagi. okay lah ayah, nak sambung research proposal. untung untung dapat buat proposal beli kereta nanti. ehemmmm *ayah batuk batuk kat rumah* kbai
Saturday, January 12, 2013
"Cobaan..." versi Qistina bujang tak lapok.
masuk minggu kedua di maktab, dia punya semangat dah lain macam. jatuh merudum macam bursa saham nasional time kegawatan ekonomi.
sebab apa?
workload final year, lain macam. lain dari year year sebelumnya. bukan takat biasa biasa boleh lipat buat origami kapai terbang, dia punya tahap wa cakap lu... otak buntu pikiaq final year research project. dengan praktikum entah mana hala nak kena campak. assignments (boleh tahan heavy gak ah subjects) tiap tiap minggu ada due dates. tak campuq jadual kelas yang tak menentu, 2 jam waktu pagi, tetiba sejam waktu petang mata-tak-larat-nak-tongkat punya time.
masuk kelas, lecturer cerita pasai masa depan seorang guru pedalaman. dalam tutorial, diskusi pasal isu kahwin. jumpa lecturer dulu dulu time foundation, monolog sendiri; "Oh em gi, that was so... last two years! 23 sudah?"
memang final year habis ah!
hari jumaat, terus lemau umpama biskut Tiger masuk angin. dicicah telan tak sedap, dikunyah rasa lembik. tambah dengan cuaca tak menentu 2 jam hujan 2 jam lagi panas, memang patut rasa seram sejuk serupa nak demam. tak kira dengan masalah kesihatan yang telah kunjung tiba sebulan yang lalu. memang... kalau cerita P. Ramlee Pendekar Bujang Lapok nih, dialog "Cobaan..." patut jadi theme of the week.
mungkin feeling dia, tak sama dengan "Cobaan..." orang lain. cumanya, benarlah ayat cinta Al-Ankabut, ayat 2, yang mana sudah terang lagi bersuluh, Allah berfirman;
"Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: "Kami beriman", sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cobaan)?"
kata percaya dengan takdir, tapi cepat sangat nak mengeluh. kata ikhlas nak buat itu ini, tapi ungkit balik sana sini. kata nak bersangka baik selalu, tapi senang yang amat nak carik kelemahan dulu.
baru second week Qistina, come on laaa. ada lagi setahun (tolak 2 minggu) lagi nak habis study. takkan nak give up dah kot? you're almost there, all you need to do is; have faith that Allah is always there, with you. *senyum lebar lebar*
p/s : final year ni... memang ceni eh? hidup makin kurus dah ni rase, no more chubby Qistina, yang ada cuma cekeding Qistina. eh. kbai
sebab apa?
workload final year, lain macam. lain dari year year sebelumnya. bukan takat biasa biasa boleh lipat buat origami kapai terbang, dia punya tahap wa cakap lu... otak buntu pikiaq final year research project. dengan praktikum entah mana hala nak kena campak. assignments (boleh tahan heavy gak ah subjects) tiap tiap minggu ada due dates. tak campuq jadual kelas yang tak menentu, 2 jam waktu pagi, tetiba sejam waktu petang mata-tak-larat-nak-tongkat punya time.
masuk kelas, lecturer cerita pasai masa depan seorang guru pedalaman. dalam tutorial, diskusi pasal isu kahwin. jumpa lecturer dulu dulu time foundation, monolog sendiri; "Oh em gi, that was so... last two years! 23 sudah?"
memang final year habis ah!
hari jumaat, terus lemau umpama biskut Tiger masuk angin. dicicah telan tak sedap, dikunyah rasa lembik. tambah dengan cuaca tak menentu 2 jam hujan 2 jam lagi panas, memang patut rasa seram sejuk serupa nak demam. tak kira dengan masalah kesihatan yang telah kunjung tiba sebulan yang lalu. memang... kalau cerita P. Ramlee Pendekar Bujang Lapok nih, dialog "Cobaan..." patut jadi theme of the week.
mungkin feeling dia, tak sama dengan "Cobaan..." orang lain. cumanya, benarlah ayat cinta Al-Ankabut, ayat 2, yang mana sudah terang lagi bersuluh, Allah berfirman;
"Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: "Kami beriman", sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cobaan)?"
kata percaya dengan takdir, tapi cepat sangat nak mengeluh. kata ikhlas nak buat itu ini, tapi ungkit balik sana sini. kata nak bersangka baik selalu, tapi senang yang amat nak carik kelemahan dulu.
baru second week Qistina, come on laaa. ada lagi setahun (tolak 2 minggu) lagi nak habis study. takkan nak give up dah kot? you're almost there, all you need to do is; have faith that Allah is always there, with you. *senyum lebar lebar*
p/s : final year ni... memang ceni eh? hidup makin kurus dah ni rase, no more chubby Qistina, yang ada cuma cekeding Qistina. eh. kbai
Monday, January 7, 2013
what are words
there are millions of words (even more!), but if you can't really say the exact word and convey the meaning, you'd better use this word.
silence.
head up, wear the best smile, and just live. 'cause you're gonna be just fine in the end, no matter what.
"La Tahzan, Innallaha Ma'ana." have faith.
silence.
head up, wear the best smile, and just live. 'cause you're gonna be just fine in the end, no matter what.
"La Tahzan, Innallaha Ma'ana." have faith.
Friday, December 28, 2012
it's final year pepol, welcome back senior tua!
lagi beberapa hari lagi sebelum kembali ke Kuching, well i could have said i'm all excited to go there again, meet all the old and new faces, stacks of assignments (high expectations too of course!) and many more, i guess?
NOPE. bukan tak eksaited, ni nama dia... sindrom cuti lama. dia punya baloq liat nak start kelas, ya ampun... sila tarik telinga anak anak jika mereka ada sindrom seperti ini ye ibu bapa.
but yeah, life must go on. (ayat cliche) a year to go, and lepas tu, secara rasminya tanam anggur, yeay! okay tak gembira mana pun sepatutnya.
takpe, takpe. we'll see how it goes. gembira tak gembira, tu belakang kira. yang penting, sentiasa berusaha untuk jadi khalifah dan 'abid tak kira di mana jua anda berada, ingat ye anak anak. renung renungkan, dan selamat beramal!
semoga final year ini boleh buatkan diri ini busy, semoga final year ini lebih bermakna iA.
kadang kadang kita sedih bila hujan turun, sebab tak dapat pegi shopping la, tak dapat main bola la.
tapi kita tak sedar, rupa rupanya selepas hujan itu, ada pelangi yang cantik banget. yang buatkan kita terpaku, lalu berkata... "Setiap yang berlaku pasti ada hikmahnya, macam hujan dan pelangi juga."
okay ini dah merepek betul.
p/s : tersenyum kelat bila ibu usulkan, "Nanti buat kenduri abang dengan ina sekali lah. Save sikit duit." "Ibu, taknak lagila... Ina nak tunggu 25, baru fikir. Boleh?" motif? final year nih la time orang nak tanya soalan cenggini, apesal tak tanya waktu first year? semangat sikit nak menghabiskan studynye. >_<"
kbai, have a blessed weekend everyone!
NOPE. bukan tak eksaited, ni nama dia... sindrom cuti lama. dia punya baloq liat nak start kelas, ya ampun... sila tarik telinga anak anak jika mereka ada sindrom seperti ini ye ibu bapa.
but yeah, life must go on. (ayat cliche) a year to go, and lepas tu, secara rasminya tanam anggur, yeay! okay tak gembira mana pun sepatutnya.
takpe, takpe. we'll see how it goes. gembira tak gembira, tu belakang kira. yang penting, sentiasa berusaha untuk jadi khalifah dan 'abid tak kira di mana jua anda berada, ingat ye anak anak. renung renungkan, dan selamat beramal!
semoga final year ini boleh buatkan diri ini busy, semoga final year ini lebih bermakna iA.
kadang kadang kita sedih bila hujan turun, sebab tak dapat pegi shopping la, tak dapat main bola la.
tapi kita tak sedar, rupa rupanya selepas hujan itu, ada pelangi yang cantik banget. yang buatkan kita terpaku, lalu berkata... "Setiap yang berlaku pasti ada hikmahnya, macam hujan dan pelangi juga."
okay ini dah merepek betul.
p/s : tersenyum kelat bila ibu usulkan, "Nanti buat kenduri abang dengan ina sekali lah. Save sikit duit." "Ibu, taknak lagila... Ina nak tunggu 25, baru fikir. Boleh?" motif? final year nih la time orang nak tanya soalan cenggini, apesal tak tanya waktu first year? semangat sikit nak menghabiskan studynye. >_<"
kbai, have a blessed weekend everyone!
Tuesday, December 25, 2012
mixed up.
kalau boleh pahat perkataan sabar dalam kepala otak, tanam dalam hidroponik hati, prektis mulut untuk mengucapkan syukur atas ujian yang menimpa., kan bagus.
mustahil la manusia, anda tu manusia. mana mungkin manusia boleh bersabar sebaik itu.
"Things will never get better, if you don't get better."
:(
mustahil la manusia, anda tu manusia. mana mungkin manusia boleh bersabar sebaik itu.
"Things will never get better, if you don't get better."
:(
Monday, December 24, 2012
degil anak kedua ni.
too many things i wish i could have said, but i don't.
you've been holding on for so long. sabar, sabar, sabar. if only this word semudah dikata.
"so cling to what you know, and never let go."
you've been holding on for so long. sabar, sabar, sabar. if only this word semudah dikata.
"so cling to what you know, and never let go."
Saturday, December 22, 2012
Ku Lim, Manyak Nostalgia ooo.
weekend weekend cenggini sememangnya hari yang pasti terisi dengan perkataan kenduri, pengantin, air sirap dengan kondensasinya, dan macam macam lagi pe'el kenduri di musim cuti sekolah.
alkisahnya, nak dijadikan cerita harini, ada 4 kenduri semuanya. satu jiran belakang lorong, satu dekat pendang, satu dekat sungai petani, dan satu lagi dekat kulim.
bila sebut pasai kulim ni, dia ada satu perasaan lain macam. perasaan syahdu lain macam, sungguh.
lalu jalan jalan biasa untuk balik ke asrama, singgah tempat tempat lepak outing dulu. nostalgia dia, lain macam.
tambah tambah pulak dulu kulim pekan kecik je, bas boleh kira berapa bijik lalu dalam 8 jam (okay, exaggerate much). bila sekali sekali datang jenguk, wah wah. pesat membangun ye bandar kulim sekarang. rasa bertuah dan bangga datang bersilih ganti. eh.
nak senang cerita; kulim ni memang nostalgia habis la! tengok Yawata pun boleh meleleh ayaq mata tau, dok pikiaq, "Dulu mai beli biskut kering ja kat sini, la ni, biskut kering pun tak pandang." eh. *garu kepala*
the moral of the story is; sila hargai masa masa yang anda ada. kerana masa itu akan berlalu pergi, dan anda akan merinduinya, sepertimana penulis merindui zaman high schoolnya. oktengsbai. *log out*
alkisahnya, nak dijadikan cerita harini, ada 4 kenduri semuanya. satu jiran belakang lorong, satu dekat pendang, satu dekat sungai petani, dan satu lagi dekat kulim.
bila sebut pasai kulim ni, dia ada satu perasaan lain macam. perasaan syahdu lain macam, sungguh.
lalu jalan jalan biasa untuk balik ke asrama, singgah tempat tempat lepak outing dulu. nostalgia dia, lain macam.
tambah tambah pulak dulu kulim pekan kecik je, bas boleh kira berapa bijik lalu dalam 8 jam (okay, exaggerate much). bila sekali sekali datang jenguk, wah wah. pesat membangun ye bandar kulim sekarang. rasa bertuah dan bangga datang bersilih ganti. eh.
nak senang cerita; kulim ni memang nostalgia habis la! tengok Yawata pun boleh meleleh ayaq mata tau, dok pikiaq, "Dulu mai beli biskut kering ja kat sini, la ni, biskut kering pun tak pandang." eh. *garu kepala*
the moral of the story is; sila hargai masa masa yang anda ada. kerana masa itu akan berlalu pergi, dan anda akan merinduinya, sepertimana penulis merindui zaman high schoolnya. oktengsbai. *log out*
Friday, December 14, 2012
masalah oh masalah
masalah.
semua orang ada masalah, even kalau orang tu cakap, "eh hello. i takde masalah pun okay. hidup i senang lenang, takdek nak fikir macam macam. smooth je hidup, macam smoothies.", itu pun masalah. masalah tak sedor diri. ehemm.
that's not the main point here.
kalau nak dihitung masalah, dari sekecik kecik kuman, "alaaa, syampu dah habis pulak. time tengah mandi la baru nak perasan. hampeh betoi!" sampai ke sebesaq besaq alam, "duit takde nih, atleast i kena ade 88juta hinggit nak buat projek mega nih,". memang takkan pernah habis. lepas satu, satu. lepas dua, dua pulak dia mai. lepas tiga, beramai ramai dia memeriahkan suasana. masalah, masalah.
sebagai manusia normal, at times aku pernah rasa "Why oh why, why me?", "Kenapa mesti sudah jatuh ditimpa tangga, kenapa tak jatuh ditimpa permata?". itu baru sikit, lagi dasyat sampaikan boleh persoal pulak tuh. "tak adil, sebab orang lain takde pulak nak bermasalah ceni, kenapa aku je masalah berlonggok longgok never-ending punya?"
astaghfirullah hal 'azim.
cuba fikir baik baik, kenapa kita diberi masalah in the first place?
aku suka untuk pujuk diri sendiri bilamana masalah menimbun bak gunung Everest, dengan one of my favourite ayats; "Allah takkan beri sesuatu melainkan sesuai dengan kemampuan hambaNya." setuju? tipu lah kalau kita cakap, tak mampu. tak mampu apenye, kalau Pencipta sendiri bagi masalah itu sebab percaya hambaNya ini mampu. fikir logik la, Dia jugak yang bagi kekuatan, kesabaran, dan ilham nak hadapi masalah ini. so, why don't kita percaya yang diri kita boleh hadapi masalah ini?
keep in mind, that serumit mana pun masalah itu, we're not all alone. ramai lagi orang, masalah nya lagi teruk dari kita. putus kaki, rumah terbakar, kena buang kerja, and other dreadful things yang kita tak pernah imagine pun, "like seriously, masalah macam ni wujud? oh em gi, kesiannya!" so, tak reti bersyukur lagi ke, masalah seciput baru, dah menggelabah serupa hape je. *insert emoticon muka toya*
on the positive side, rather than kita dok hitung masalah bertimbun2 tu, why don't kita hitung nikmat dan blessings yang lagi lah banyak banyak banyak? be grateful, kerana dengan masalah itu lah, belajar menghargai. dengan masalah itu lah, baru kita tahu siapa Pencipta, siapa ciptaanNya. dengan masalah itu lah, baru kita ada rasa redha dan berserah diri. and even dengan masalah itu lah, baru lah kita guna akal yang dah berkarat untuk berfikir mencari solusi.
yang bercakap ini, takkan bercakap kalau bukan dia yang sedang berhadapan dengan masalah. cumanya, dia tengah kumpul kekuatan, dengan secalit senyuman, dan airmata (oh well, this cengeng woman and the adjective talks) so that dia percaya, setiap masalah pasti ada hikmahnya.
:)
p/s; superwoman to the rescue, yeyeahhh! cakap serupa bikin, boleh? :p
semua orang ada masalah, even kalau orang tu cakap, "eh hello. i takde masalah pun okay. hidup i senang lenang, takdek nak fikir macam macam. smooth je hidup, macam smoothies.", itu pun masalah. masalah tak sedor diri. ehemm.
that's not the main point here.
kalau nak dihitung masalah, dari sekecik kecik kuman, "alaaa, syampu dah habis pulak. time tengah mandi la baru nak perasan. hampeh betoi!" sampai ke sebesaq besaq alam, "duit takde nih, atleast i kena ade 88juta hinggit nak buat projek mega nih,". memang takkan pernah habis. lepas satu, satu. lepas dua, dua pulak dia mai. lepas tiga, beramai ramai dia memeriahkan suasana. masalah, masalah.
sebagai manusia normal, at times aku pernah rasa "Why oh why, why me?", "Kenapa mesti sudah jatuh ditimpa tangga, kenapa tak jatuh ditimpa permata?". itu baru sikit, lagi dasyat sampaikan boleh persoal pulak tuh. "tak adil, sebab orang lain takde pulak nak bermasalah ceni, kenapa aku je masalah berlonggok longgok never-ending punya?"
astaghfirullah hal 'azim.
cuba fikir baik baik, kenapa kita diberi masalah in the first place?
aku suka untuk pujuk diri sendiri bilamana masalah menimbun bak gunung Everest, dengan one of my favourite ayats; "Allah takkan beri sesuatu melainkan sesuai dengan kemampuan hambaNya." setuju? tipu lah kalau kita cakap, tak mampu. tak mampu apenye, kalau Pencipta sendiri bagi masalah itu sebab percaya hambaNya ini mampu. fikir logik la, Dia jugak yang bagi kekuatan, kesabaran, dan ilham nak hadapi masalah ini. so, why don't kita percaya yang diri kita boleh hadapi masalah ini?
keep in mind, that serumit mana pun masalah itu, we're not all alone. ramai lagi orang, masalah nya lagi teruk dari kita. putus kaki, rumah terbakar, kena buang kerja, and other dreadful things yang kita tak pernah imagine pun, "like seriously, masalah macam ni wujud? oh em gi, kesiannya!" so, tak reti bersyukur lagi ke, masalah seciput baru, dah menggelabah serupa hape je. *insert emoticon muka toya*
on the positive side, rather than kita dok hitung masalah bertimbun2 tu, why don't kita hitung nikmat dan blessings yang lagi lah banyak banyak banyak? be grateful, kerana dengan masalah itu lah, belajar menghargai. dengan masalah itu lah, baru kita tahu siapa Pencipta, siapa ciptaanNya. dengan masalah itu lah, baru kita ada rasa redha dan berserah diri. and even dengan masalah itu lah, baru lah kita guna akal yang dah berkarat untuk berfikir mencari solusi.
yang bercakap ini, takkan bercakap kalau bukan dia yang sedang berhadapan dengan masalah. cumanya, dia tengah kumpul kekuatan, dengan secalit senyuman, dan airmata (oh well, this cengeng woman and the adjective talks) so that dia percaya, setiap masalah pasti ada hikmahnya.
:)
p/s; superwoman to the rescue, yeyeahhh! cakap serupa bikin, boleh? :p
Saturday, December 8, 2012
life is just too real, for now.
Too many things left unsaid, they are best to be kept inside.
Sebab tak siapa yang faham. The shoe size will never be the same, so don't try and say, "Hey, i've been walking in your shoes!"
No,
.. and the sweetest smile will do the rest of the cases.
:)
Sebab tak siapa yang faham. The shoe size will never be the same, so don't try and say, "Hey, i've been walking in your shoes!"
No,
.. and the sweetest smile will do the rest of the cases.
:)
Tuesday, December 4, 2012
a 'warm' welcome from Malaysia.
alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. bersiaran langsung dari Baitul al Mubarak (well, that's my house name!) Kepala Batas, Pulau Pinang. masuk hari ni, dah hari ke-4 berada di home sweet home, iA.
it took me almost a day to reach home, dan memang banyak sangat mengajar diri untuk sabar. sabar dengan kematu duduk for 10 hours, sabar dengan proses imegresen yang entah pape, sabar dengan beg yang berat berat, sabar dengan karenah manusia yang pelbagai, dan macam macam lagi, you name it.
but alhamdulillah, sabar atau tidak sabar pun, dah berjaya lepasi semua itu, dan sekarang sudah pun berada di tanah air tercinta, tempat where real life begins. where reality matters.
so far so good, iA. wishlist yang banyak pun, dah berkurang. cumanya mungkin perlukan cendol pulut ke, sate ke, pulut derian ke, ehemmm. stop it, qistina, you just make others drooling too. hihi :p
until yesterday. i woke up at 6 something, when i realized something was not right with my neck.
"kenapa ada bonjol bonjol pelik ni?" bila dipicit, pedihnya... tak terkata.
lepas rujuk dengan ibu dan tok, we suspected few penyakits, maybe kelopak garam, or chicken pox. lepas breakfast, pegi jumpa dokter, and yeah. qistina positive chicken pox.
and here i am, kena tinggal kat rumah sorang sorang bila semua orang ada hal kat luar. wuwuw lagi dikesalkan, bilamana program yang telah dirancang, tak dapat dilaksanakan. huhu
benarlah, Allah is the best planner. tak mungkin Allah turunkan ujian ini saje saje, melainkan untuk menguji sejauh mana hamba ini bersyukur dengan nikmat kesihatan yang selama ini always, always dia take for granted. tak mungkin Allah berikan nikmat ujian ini, kalau tidak untuk melatih diri untuk redha dengan perancanganNya. benarlah, apa yang berlaku tak pernah sia sia melainkan ada hikmah dan pengajaran di sebaliknya.
makanya, qistina pun terpaksalah 'perintah berkurung' for atleast 1 week kat rumah. dia punya gatal... tak tau nak describe cane. nak garu, kang lekat parut kekal. tak garu, dia punya nafsu nak garu tu... ish. dengan lenguh lenguh badan, memang literally rasa berat tulang. what to do, just bear with it, qistina.
ibu once said, "itulah. haritu waktu sampai kat klia tak mandi, almost 24 hours tak kena ayaq, tu yang kena demam campak nih." ingin saja dibalas begini;
"ibu, kalau ina mandi ka, tak mandi ka, kalau Allah nak bagi jugak demam campak ni, mandi bunga pun dia mai jugak.", tapi monolog dalaman sajalah ye. :p
semoga ini yang terbaik, iA. have a nice day, peeps! :)
it took me almost a day to reach home, dan memang banyak sangat mengajar diri untuk sabar. sabar dengan kematu duduk for 10 hours, sabar dengan proses imegresen yang entah pape, sabar dengan beg yang berat berat, sabar dengan karenah manusia yang pelbagai, dan macam macam lagi, you name it.
but alhamdulillah, sabar atau tidak sabar pun, dah berjaya lepasi semua itu, dan sekarang sudah pun berada di tanah air tercinta, tempat where real life begins. where reality matters.
so far so good, iA. wishlist yang banyak pun, dah berkurang. cumanya mungkin perlukan cendol pulut ke, sate ke, pulut derian ke, ehemmm. stop it, qistina, you just make others drooling too. hihi :p
until yesterday. i woke up at 6 something, when i realized something was not right with my neck.
"kenapa ada bonjol bonjol pelik ni?" bila dipicit, pedihnya... tak terkata.
lepas rujuk dengan ibu dan tok, we suspected few penyakits, maybe kelopak garam, or chicken pox. lepas breakfast, pegi jumpa dokter, and yeah. qistina positive chicken pox.
and here i am, kena tinggal kat rumah sorang sorang bila semua orang ada hal kat luar. wuwuw lagi dikesalkan, bilamana program yang telah dirancang, tak dapat dilaksanakan. huhu
benarlah, Allah is the best planner. tak mungkin Allah turunkan ujian ini saje saje, melainkan untuk menguji sejauh mana hamba ini bersyukur dengan nikmat kesihatan yang selama ini always, always dia take for granted. tak mungkin Allah berikan nikmat ujian ini, kalau tidak untuk melatih diri untuk redha dengan perancanganNya. benarlah, apa yang berlaku tak pernah sia sia melainkan ada hikmah dan pengajaran di sebaliknya.
makanya, qistina pun terpaksalah 'perintah berkurung' for atleast 1 week kat rumah. dia punya gatal... tak tau nak describe cane. nak garu, kang lekat parut kekal. tak garu, dia punya nafsu nak garu tu... ish. dengan lenguh lenguh badan, memang literally rasa berat tulang. what to do, just bear with it, qistina.
ibu once said, "itulah. haritu waktu sampai kat klia tak mandi, almost 24 hours tak kena ayaq, tu yang kena demam campak nih." ingin saja dibalas begini;
"ibu, kalau ina mandi ka, tak mandi ka, kalau Allah nak bagi jugak demam campak ni, mandi bunga pun dia mai jugak.", tapi monolog dalaman sajalah ye. :p
semoga ini yang terbaik, iA. have a nice day, peeps! :)
Thursday, November 29, 2012
"Goodbye mate, you shall be missed."
29th of Nov, 2012.
tomorrow is the day i've been waiting for. (not so, for some reasons) well, couldn't really express the excitement of going back to your home country, back with your family and loved ones, and of course, many more things that tanah air has to offer.
to be honest, ada dua sides of me right now.
one is really looking forward to this long-awaited journey.
another side of me keeps saying, "naaah, you're gonna miss this beautiful country, like seriously. you have to come here again someday, you really have to."
but i try to put this on mind; "Life goes on. You can't really have the things you like for, let say... forever? No, sweetie. You just have to move on, 'cause you don't really know what the future holds."
i shall bid farewell to you, aotearoa. i shall miss every bits and pieces of you; the beauty, the friendly people, fernleaf cows and smelly sheep (still cute though!), lots of things, and most of all, every single thing about you. every single thing.
it's hard to believe this, but it's time for me to sing this
"i'm leaving on a jet plane, don't know when i'll be back again
oh baby, i hate to go."
tempat jatuh cinta lagikan dikenang, apatah lagi tempat mengenal cintaNya. semoga Allah redha.
30th of Nov, Dunedin - Auckland (2050 -> 2235)
1st of Dec, Auckland - Kuala Lumpur (0135 -> 1225 [0725 waktu Malaysia])
1st of Dec, Kuala Lumpur - Penang (1355 -> 1445)
mohon doanya, semoga semuanya selamat! see you soon, Malaysia, see you some other time, New Zealand! :")
p/s : entri terakhir dari bumi bertuah Kiwi, Hobbit, All Blacks (ehemmm!) dan sama waktu dengannya.
tomorrow is the day i've been waiting for. (not so, for some reasons) well, couldn't really express the excitement of going back to your home country, back with your family and loved ones, and of course, many more things that tanah air has to offer.
to be honest, ada dua sides of me right now.
one is really looking forward to this long-awaited journey.
another side of me keeps saying, "naaah, you're gonna miss this beautiful country, like seriously. you have to come here again someday, you really have to."
but i try to put this on mind; "Life goes on. You can't really have the things you like for, let say... forever? No, sweetie. You just have to move on, 'cause you don't really know what the future holds."
i shall bid farewell to you, aotearoa. i shall miss every bits and pieces of you; the beauty, the friendly people, fernleaf cows and smelly sheep (still cute though!), lots of things, and most of all, every single thing about you. every single thing.
it's hard to believe this, but it's time for me to sing this
"i'm leaving on a jet plane, don't know when i'll be back again
oh baby, i hate to go."
tempat jatuh cinta lagikan dikenang, apatah lagi tempat mengenal cintaNya. semoga Allah redha.
30th of Nov, Dunedin - Auckland (2050 -> 2235)
1st of Dec, Auckland - Kuala Lumpur (0135 -> 1225 [0725 waktu Malaysia])
1st of Dec, Kuala Lumpur - Penang (1355 -> 1445)
mohon doanya, semoga semuanya selamat! see you soon, Malaysia, see you some other time, New Zealand! :")
p/s : entri terakhir dari bumi bertuah Kiwi, Hobbit, All Blacks (ehemmm!) dan sama waktu dengannya.
Saturday, November 24, 2012
fernleaf dan qistina.
been busy lately, with lots of things going on.
plus, this gonna be my last week here, in dunedin.
untuk berkata tidak seronok pulang ke tanah air, itu sangatlah mustahil. well, couldn't be bothered with the fact that i've been away for so many years - 2 years of 5000++km, how time flies!
masakan (?) hati tidak gembira, jika perantau yang selalu homesick ini akhirnya akan kembali ke pangkal jalan (Maksu, 2012).
memang patut untuk diri ini teruja untuk balik ke Malizia bertemu sepupu comel (tengok sepupu la kan!) semata mata untuk mencubit pipinya yang labuh itu. "ALIYAH, KAK INA balik nih!"
dan yang mengukirkan senyuman, semestinya wajah wajah kesayangan hamba yang acapkali bersilih ganti di minda ibarat slideshow print preview My Photos.
tapi...
hatiku pastinya tertinggal di Dunedin ini. ada satu ruang istimewa untuk tempat seperti ini, yang mana hanya akan tersimpan rapi di ruang memori daun pisang.
"Tempat jatuh lagikan dikenang, inikan pula tempat 'membesar' bersama susu lembu fresh dari ladang? Lagilah terkenang kenang iklan susu fernleaf."
'membesar', if you know what i mean. ehem.
plus, this gonna be my last week here, in dunedin.
untuk berkata tidak seronok pulang ke tanah air, itu sangatlah mustahil. well, couldn't be bothered with the fact that i've been away for so many years - 2 years of 5000++km, how time flies!
masakan (?) hati tidak gembira, jika perantau yang selalu homesick ini akhirnya akan kembali ke pangkal jalan (Maksu, 2012).
memang patut untuk diri ini teruja untuk balik ke Malizia bertemu sepupu comel (tengok sepupu la kan!) semata mata untuk mencubit pipinya yang labuh itu. "ALIYAH, KAK INA balik nih!"
dan yang mengukirkan senyuman, semestinya wajah wajah kesayangan hamba yang acapkali bersilih ganti di minda ibarat slideshow print preview My Photos.
tapi...
hatiku pastinya tertinggal di Dunedin ini. ada satu ruang istimewa untuk tempat seperti ini, yang mana hanya akan tersimpan rapi di ruang memori daun pisang.
"Tempat jatuh lagikan dikenang, inikan pula tempat 'membesar' bersama susu lembu fresh dari ladang? Lagilah terkenang kenang iklan susu fernleaf."
'membesar', if you know what i mean. ehem.
Wednesday, October 31, 2012
little time, many things
it's 1.13 am now, i know i should have been sleeping. esok hari keempat praktikum, well... nothing much interesting happened. except the fact that the class teacher plays guitar, oh well. i was like, "Wow, that's really cool!" ^^,
well, quite busy with the practicum thingy. penat, serupa mengajar! padahal... observe je kot baru -____-" can you imagine, working with the kids like... from 9am til 3? not that tough, as compared to what you're going to have in malaysia. 40 kids? errr, don't ever mention it here, for now.
shipping, lots of official programmes and events on the schedule, thesis project discussion. what a hectic student life i've got here!
too little time for too many things, obviously.
"well, masa Allah dah bagi 24 jam setiap seorang, apesal orang lain boleh manage je?" pesanan ikhlas dari penaja ini dibawakan khas untuk anda oleh Incik Baharuddin Ahmad, terima kasihs.
well, quite busy with the practicum thingy. penat, serupa mengajar! padahal... observe je kot baru -____-" can you imagine, working with the kids like... from 9am til 3? not that tough, as compared to what you're going to have in malaysia. 40 kids? errr, don't ever mention it here, for now.
shipping, lots of official programmes and events on the schedule, thesis project discussion. what a hectic student life i've got here!
too little time for too many things, obviously.
"well, masa Allah dah bagi 24 jam setiap seorang, apesal orang lain boleh manage je?" pesanan ikhlas dari penaja ini dibawakan khas untuk anda oleh Incik Baharuddin Ahmad, terima kasihs.
Monday, October 22, 2012
have faith, in Him and in me
with 2 more exams coming, i know i shouldn't be here, writing post or whatsoever. (ehem!)
but the thing is, no matter what [had happened/is happening/might happen] in your life (as well as mine), always always always have this on your mind :
"Hold on, He knows what He is doing. Have faith, you're gonna be just fine. Just fine, sweetheart."
:)
but the thing is, no matter what [had happened/is happening/might happen] in your life (as well as mine), always always always have this on your mind :
"Hold on, He knows what He is doing. Have faith, you're gonna be just fine. Just fine, sweetheart."
:)
Sunday, October 14, 2012
she just mumbles.
minggu peperiksaan menjelang tiba.
letsegoh straight to the point.
mohon doanya, semoga dipermudah segala urusan, dari A sampai Zed. dari kosong sampai infinity. dari tak tahu, buat buat tahu. -_-
3 exams. 17hb, 23hb, dan 25hb.
tak sabarnya nak grad! tak sabarnya nak jadi cikgu! tak sabarnyaaa nak kawen! tak sabarnya nak macam-macam-lagi!
ini sindrom pra-peperiksaan, pasti tuan puan pernah mengalaminya, bukan? sila kawal diri anda.
satu insiden skype yang saya kira wajar dikongsi bersama untuk dijadikan iktibar.
Q : maksu, awat aliyah gemuk sangat nih? gemuknya eee gerammm! nak tarik pipi diaaa! *makan budok!*
maksu : hang gemuk! gemuk!
moral of the story; jangan dok mengata anak orang sangat... kelak merana diri speechless bila di-katai kembali. -_-
okbai, wassalam. oh. jangan lupa, doa!
eiein, ina rindu hang. :(
letsegoh straight to the point.
mohon doanya, semoga dipermudah segala urusan, dari A sampai Zed. dari kosong sampai infinity. dari tak tahu, buat buat tahu. -_-
3 exams. 17hb, 23hb, dan 25hb.
tak sabarnya nak grad! tak sabarnya nak jadi cikgu! tak sabarnyaaa nak kawen! tak sabarnya nak macam-macam-lagi!
ini sindrom pra-peperiksaan, pasti tuan puan pernah mengalaminya, bukan? sila kawal diri anda.
satu insiden skype yang saya kira wajar dikongsi bersama untuk dijadikan iktibar.
Q : maksu, awat aliyah gemuk sangat nih? gemuknya eee gerammm! nak tarik pipi diaaa! *makan budok!*
maksu : hang gemuk! gemuk!
moral of the story; jangan dok mengata anak orang sangat... kelak merana diri speechless bila di-katai kembali. -_-
okbai, wassalam. oh. jangan lupa, doa!
Saturday, October 6, 2012
life
life is, so far... so good. alhamdulillah.
after all that i've been through.
:)
semoga ini yang terbaik. semoga ini yang terbaik. semoga ini yang terbaik. ameen.
teruskan bersabar, kerana sabar itu ubat untuk segala galanya. sabar itu susah, sabar itu parah, sabar itu resah.
tapi perlunya kesabaran itu, supaya hati yang susah itu percaya. supaya hati yang parah itu percaya. supaya hati yang resah itu percaya.
percaya pada janji.
bahawa Allah hanya memberikan apa yang terbaik untuk hambaNya. dan kita sedang berusaha ke arah terbaik tu, kan? :')
"Patience is not the ability to wait, but the ability to keep a good attitude while waiting."
semoga dipermudahkan urusan semua, inshaAllah!
after all that i've been through.
:)
semoga ini yang terbaik. semoga ini yang terbaik. semoga ini yang terbaik. ameen.
teruskan bersabar, kerana sabar itu ubat untuk segala galanya. sabar itu susah, sabar itu parah, sabar itu resah.
tapi perlunya kesabaran itu, supaya hati yang susah itu percaya. supaya hati yang parah itu percaya. supaya hati yang resah itu percaya.
percaya pada janji.
bahawa Allah hanya memberikan apa yang terbaik untuk hambaNya. dan kita sedang berusaha ke arah terbaik tu, kan? :')
"Patience is not the ability to wait, but the ability to keep a good attitude while waiting."
semoga dipermudahkan urusan semua, inshaAllah!
Subscribe to:
Posts (Atom)


